Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 10 kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 8,90 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,14 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,79 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,16 persen; kelompok transportasi sebesar 4,15 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,33 persen; kelompok pendidikan sebesar 3,79 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 2,28 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 16,51 persen. Sedangkan 1 kelompok lainnya mengalami deflasi y-on-y, yaitu: kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,20 persen.
Pada Bulan Desember 2025 terjadi inflasi month to month (m-to-m) di Kota Padang sebesar 1,23 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 4,66 persen