Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 10 kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,27 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,14 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,79 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,12 persen; kelompok transportasi sebesar 2,81 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,39 persen; kelompok pendidikan sebesar 3,79 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 2,23 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 14,33 persen. Sedangkan 1 kelompok lainnya mengalami deflasi y-on-y, yaitu: kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,11 persen.
Pada Bulan November 2025 terjadi deflasi month to month (m-to-m) di Kota Padang sebesar 0,02 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 3,38 persen.